Cara Mengecek Lisensi Windows dan Office di Laptop: Asli atau KMS Bajakan?

Pernah membeli laptop atau komputer, tetapi tidak yakin apakah Windows dan Microsoft Office yang terpasang menggunakan lisensi resmi? Kondisi seperti ini cukup penting untuk diperiksa, terutama jika perangkat dibeli dari toko komputer, penjual laptop bekas, atau pihak lain yang sudah memasangkan sistem operasi dan aplikasi sebelumnya.

Tidak sedikit pengguna yang hanya melihat tulisan Windows Activated atau Office yang bisa digunakan tanpa masalah, kemudian menganggap semuanya sudah resmi. Padahal, status aktif saja belum tentu menjelaskan jenis lisensi yang digunakan.

Salah satu aktivasi yang cukup sering ditemukan adalah KMS (Key Management Service). Perlu diketahui bahwa KMS sendiri sebenarnya merupakan teknologi resmi Microsoft yang digunakan untuk aktivasi produk dalam lingkungan organisasi atau perusahaan.

Masalahnya, teknologi tersebut juga dapat disalahgunakan melalui KMS activator untuk mengaktifkan Windows atau Office tanpa lisensi yang sah. Karena itu, penting untuk mengetahui jenis dan status lisensi yang digunakan pada laptop.

Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa cara sederhana untuk mengecek lisensi Windows dan Microsoft Office menggunakan fitur bawaan Windows maupun aplikasi Office itu sendiri.

{tocify} $title={Daftar Isi}

Mengapa Lisensi Windows dan Office Perlu Dicek?

Mengecek lisensi bukan hanya soal mengetahui apakah Windows atau Office sedang aktif. Pemeriksaan ini juga dapat membantu mengetahui jenis aktivasi yang digunakan pada perangkat.

Hal tersebut menjadi semakin penting jika laptop dibeli dalam kondisi bekas atau sudah disiapkan oleh penjual. Kita tidak selalu mengetahui dari mana lisensi Windows dan Office yang terpasang berasal.

Dengan melakukan pemeriksaan sendiri, kamu dapat mengetahui apakah perangkat menggunakan aktivasi permanen, lisensi OEM atau Retail, maupun aktivasi berbasis volume seperti KMS.

Cara Mengecek Lisensi Windows

Ada beberapa cara untuk mengetahui status aktivasi Windows. Kita bisa menggunakan menu Settings untuk pemeriksaan sederhana atau Command Prompt untuk mendapatkan informasi yang lebih detail.

Metode 1: Melalui Settings

Cara pertama merupakan metode paling mudah karena tidak membutuhkan perintah melalui Command Prompt.

  1. Buka Settings di Windows.
  2. Pilih menu System.
  3. Pilih Activation.
  4. Periksa bagian status aktivasi Windows.

Pada bagian tersebut, Windows akan menampilkan informasi mengenai status aktivasi perangkat. Jika Windows telah aktif, biasanya akan ditampilkan keterangan bahwa Windows sudah diaktifkan.

Namun, menu Settings tidak selalu memberikan informasi lengkap mengenai jenis channel lisensi yang digunakan. Karena itu, jika ingin melakukan pemeriksaan lebih mendalam, gunakan Command Prompt.

Metode 2: Melalui Command Prompt

Command Prompt atau CMD dapat digunakan untuk melihat informasi lisensi Windows menggunakan perintah bawaan slmgr.

Tekan tombol Windows + R, kemudian ketik:

cmd{codeBox}

Setelah Command Prompt terbuka, masukkan perintah berikut:

slmgr /xpr{codeBox}

Kemudian tekan Enter.

Windows akan menampilkan jendela yang menunjukkan informasi mengenai masa berlaku aktivasi.

Jika muncul keterangan seperti "The machine is permanently activated", artinya Windows menunjukkan status aktivasi permanen.

Sebaliknya, jika muncul informasi bahwa aktivasi akan berakhir pada tanggal tertentu, hal tersebut menunjukkan bahwa Windows menggunakan aktivasi yang memiliki masa berlaku. Salah satu kemungkinan adalah aktivasi berbasis volume seperti KMS.

Namun, perlu diingat bahwa aktivasi KMS tidak otomatis berarti bajakan. KMS merupakan teknologi resmi Microsoft dan dapat digunakan secara legal oleh organisasi yang memiliki lisensi volume yang sesuai.

Melihat Informasi Lisensi Windows Lebih Detail

Selain slmgr /xpr, kamu juga dapat menggunakan perintah:

slmgr /dli{codeBox}

Perintah tersebut dapat menampilkan informasi dasar mengenai lisensi Windows, termasuk nama produk dan jenis channel lisensi.

Jika informasi yang muncul menunjukkan channel seperti RETAIL atau OEM, hal tersebut berbeda dengan channel volume seperti VOLUME_KMSCLIENT.

Cara Mengecek Lisensi Microsoft Office

Pemeriksaan lisensi Office sedikit berbeda dengan Windows. Kita dapat memeriksanya langsung melalui aplikasi Word atau Excel, kemudian melakukan pemeriksaan tambahan menggunakan Command Prompt jika membutuhkan informasi yang lebih detail.

Metode 1: Melalui Word atau Excel

Buka salah satu aplikasi Microsoft Office, misalnya Microsoft Word.

  1. Buka Microsoft Word atau Excel.
  2. Klik menu File.
  3. Pilih Account atau Akun.
  4. Periksa nama produk dan informasi aktivasi yang ditampilkan.

Dari halaman tersebut, kamu dapat mengetahui produk Office yang terpasang serta akun Microsoft yang digunakan untuk aktivasi, jika informasi tersebut tersedia.

Namun, tampilan informasi dapat berbeda tergantung versi Office dan jenis instalasi yang digunakan. Untuk pemeriksaan channel lisensi yang lebih spesifik, kita dapat menggunakan Command Prompt.

Metode 2: Menggunakan Command Prompt

Microsoft Office menyediakan file OSPP.VBS yang dapat digunakan untuk menampilkan informasi lisensi pada beberapa versi Office desktop.

Lokasi file tersebut dapat berbeda tergantung arsitektur Office dan lokasi instalasi. Pada instalasi Office tertentu, file tersebut biasanya berada di salah satu folder berikut:

C:\Program Files\Microsoft Office\Office16{codeBox}

atau:

C:\Program Files (x86)\Microsoft Office\Office16{codeBox}

Jika menggunakan Office dengan instalasi Click-to-Run, lokasi file dapat berbeda. Karena itu, jangan langsung menganggap bahwa salah satu lokasi tersebut pasti ada pada semua komputer.

Setelah menemukan folder Office16 yang berisi OSPP.VBS, buka Command Prompt dan arahkan ke folder tersebut. Contohnya:

cd /d "C:\Program Files\Microsoft Office\Office16"{codeBox}

Kemudian jalankan:

cscript ospp.vbs /dstatus{codeBox}

Windows akan menampilkan informasi mengenai lisensi Office yang terpasang.

Perhatikan beberapa informasi seperti LICENSE STATUS, LICENSE DESCRIPTION, serta lima karakter terakhir product key yang ditampilkan.

Pada hasil pemeriksaan, kamu mungkin menemukan keterangan seperti RETAIL atau VOLUME_KMSCLIENT. Informasi tersebut dapat membantu mengetahui channel lisensi Office yang digunakan.

Perbedaan Lisensi Retail, OEM, dan KMS

Setelah melakukan pemeriksaan, jangan langsung panik jika menemukan istilah yang berbeda. Jenis lisensi memiliki karakteristik dan tujuan penggunaan yang berbeda.

  • Retail: biasanya merupakan lisensi yang dibeli secara langsung untuk pengguna dan dapat memiliki ketentuan pemindahan sesuai jenis produknya.
  • OEM: biasanya terkait dengan perangkat atau produsen komputer tempat lisensi tersebut diberikan.
  • Volume: digunakan untuk kebutuhan organisasi atau lingkungan dengan banyak perangkat.
  • KMS: merupakan salah satu metode aktivasi volume yang digunakan dalam lingkungan organisasi yang memiliki lisensi volume yang sesuai.

Jadi, menemukan tulisan KMS tidak otomatis berarti Windows atau Office bajakan. Yang perlu diperiksa adalah apakah aktivasi tersebut digunakan berdasarkan lisensi yang sah atau justru menggunakan activator ilegal.

Ciri-Ciri Aktivasi KMS yang Perlu Diwaspadai

Jika laptop pribadi yang dibeli dari toko atau penjual bekas menunjukkan aktivasi VOLUME_KMSCLIENT, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa lisensinya ilegal, tetapi bisa menjadi tanda bahwa Windows atau Office menggunakan channel volume yang sebenarnya lebih ditujukan untuk organisasi.

Kamu perlu lebih berhati-hati jika penjual sebelumnya pernah memasang KMS Auto, activator, crack, atau meminta pengguna menjalankan program tertentu untuk mempertahankan aktivasi.

Aktivasi KMS resmi pada organisasi memang dapat memiliki masa aktivasi dan diperbarui secara berkala. Karena itu, adanya tanggal kedaluwarsa pada pemeriksaan slmgr /xpr sebaiknya dianggap sebagai petunjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut, bukan bukti tunggal bahwa Windows tersebut bajakan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Aktivasi Tidak Sah?

Jika setelah diperiksa ternyata Windows atau Office menggunakan aktivasi yang tidak sah, sebaiknya jangan mencari activator baru untuk memperpanjangnya.

Pilihan yang lebih aman adalah menggunakan lisensi resmi sesuai kebutuhan dan jenis perangkat yang digunakan.

Jika kamu membutuhkan Microsoft Office dengan sistem sekali beli dan tidak ingin menggunakan sistem langganan Microsoft 365, saya pernah membagikan pengalaman membeli Office secara resmi pada artikel berikut: Cara Membeli Microsoft Office Home & Student Resmi Sekali Beli dan Permanen .

Dalam artikel tersebut, saya juga menceritakan pengalaman membeli Office Home & Student 2021 secara resmi pada 24 Mei 2024 setelah terlebih dahulu berkonsultasi mengenai pilihan Office sekali beli yang sesuai dengan kebutuhan.

Apakah Windows dan Office Harus Selalu Menggunakan Lisensi Retail?

Tidak. Jenis lisensi yang digunakan dapat berbeda tergantung perangkat, cara pembelian, dan lingkungan penggunaannya.

Laptop baru dari produsen dapat menggunakan lisensi OEM, sedangkan pengguna yang membeli produk secara langsung dapat menggunakan lisensi Retail. Perusahaan juga dapat menggunakan lisensi volume dan server KMS untuk mengelola banyak komputer.

Karena itu, tujuan pemeriksaan bukan sekadar mencari tulisan RETAIL, tetapi memastikan bahwa jenis dan metode aktivasi yang digunakan memang sesuai dengan lisensi yang dimiliki.

Kesimpulan

Mengecek lisensi Windows dan Microsoft Office di laptop sebenarnya tidak terlalu sulit. Untuk Windows, kamu dapat memeriksa status aktivasi melalui Settings atau menggunakan Command Prompt dengan perintah slmgr /xpr dan slmgr /dli.

Sementara untuk Microsoft Office, pemeriksaan dapat dilakukan melalui menu Account pada Word atau Excel. Jika membutuhkan informasi lebih detail, kamu dapat menggunakan OSPP.VBS dengan perintah cscript ospp.vbs /dstatus.

Jika menemukan istilah KMS, jangan langsung menyimpulkan bahwa Windows atau Office tersebut bajakan. KMS merupakan teknologi resmi Microsoft untuk aktivasi volume. Yang menjadi masalah adalah penggunaan KMS tanpa lisensi yang sah, misalnya melalui activator ilegal.

Jika kamu membeli laptop bekas atau mendapatkan perangkat yang sudah terpasang Windows dan Office dari penjual, melakukan pemeriksaan lisensi seperti ini dapat membantu memastikan apa yang sebenarnya digunakan pada perangkat.

Dan jika ternyata ditemukan aktivasi yang tidak sah, sebaiknya jangan mencoba mencari crack atau activator lain. Gunakan lisensi resmi agar perangkat dapat digunakan dengan lebih aman dan tenang dalam jangka panjang.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama